0
Direktur Pendidikan Agama Islam mengatakan bahwa kurikulum 2013 merupakan milik guru pendidikan agama Islam, hal ini dapat dilihat dari Standar Kompentensi lulusan yang kesatu untuk setiap jenjang pendidikan diawali dengan setiap lulusan memiliki perilaku yang mencerminkan sikap orang beriman, berakhlak mulia, demikian juga dalam Kompetensi Inti yang kesatu pada semua mata pelajaran yang awali dengan kalimat menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.

Pernyataan ini beliau sampaikan pada kegiatan peningkatan kompetensi paedagogik guru pendidikan Agama Islam di Palembang Sumatera Selatan. Ia menjelaskan pula bahwa kurikulum 2013 dapat mewarnai dunia pendidikan apabila guru dapat memahami dan melaksanakan kurikulum dengan baik. Karena sebaik apapun kurikulum apabila gurunya tidak siap maka kurikulum itu tidak akan berhasil.


Kegiatan peningkatan kompetensi pedagogik guru pendidikan Agama Islam di Palembang Sumatera Selatan ini dilaksanakan oleh Subdit SMP Direktorat Pendidikan Agama Islam Dirjend Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI yang ditekankan pada implementasi kurikulum PAI tahun 2013 sebagai TOT ( Training of Trainer) dalam bidang implementasi Kurikulum 2013. Kegiatan digelar selama tiga hari, 9 - 11 Sepetember 2013. 

Kegiatan yang bertemakan "Implementasi Kurikulum PAI pada SMP tahun 2013" melibatkan peserta sebanyak 62 peserta dengan narasumber yang berasal dari tingkat nasional seperti dari Kemendikbud, yaitu Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP ) Dr. Didang Setiawan, M.Pd, unsur dosen, Dr. Kasinyo Harto, M.Pd yang telah lulus instruktur nasional.

Sementara itu, dalam sambutannya, Dr. Nifasri Muh Nir, M.Pd Kasubdit PAI pada SMP mengatakan peningkatan kompetensi pedagogik ini sejalan dengan kurikulum 2013, lahirnya kurikulum 2013 semakin meningkatkan peran PAI, Inti perubahan dari kurikulum 2013 adalah perubahan mind set dimana guru sudah bukan lagi satu satunya sumber belajar tetapi guru menjadi fasilitator bagi peserta didik untuk mencari tahu.
Kasubdit juga menyampaikan program subdit SMP dalam implementasi kurikulum 2013 Implementasi Kurikulum 2013 dalam program Direktorat PAIS direncanakan dapat selesai pada tahun 2015. Target yang direncanakan dalam implementasi ini adalah sekolah sasaran yang ditunjuk oleh Kemendikbud yang menerapkan kurikulum 2013. Untuk tingkat provinsi diagendakan 6.325 GPAI tingkat provinsi dan 60.000 GPAI tingkat Kabupaten/kota se Indonesia. Ada juga beberapa guru dilatih dalam bentuk PLPG yang dilakukan LPTK PAI dalam sertifikasi GPAI. 

Pada kegiatan tersebut, peserta sebelum melakukan pelatihan harus mengikuti tahap preetest untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan tentang hal-hal yang berkaitan dengan kurikulum 2013. Soal yang diberikan sebanyak 50 soal dengan jenis pilihan ganda selama 1 × 30 menit. Jenis soal terdiri dari beberapa peraturan pendidikan, ilmplementasi perubahan kurikulum, perubahan mindset, analisis buku guru dan buku siswa, pembelajaran berbasis saintific dan penilian autentic. Serta dengan pengembangan RPP ( Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) yang sesuai dengan ilmplementasi kurikulum 2013.

Beberapa materi yang menjadi bahan pelatihan diantaranya Kebijakan Kementerian Agama dalam peningkatan mutu Pendidikan Agama Islam disampaikan oleh Dr. Amin Haedari, M.Pd, Rasional Perubahan Kurikulum 2013 disampaikan oleh Dr. Sinyo Harto, M.Pd dekan fakultas Tarbiyah IAIN Raden Fattah Palembang), konsep kurikulum 2013 oleh Dr. Didang Setiawan, M.Pd ( LPMP), pendekatan pembelajaran sainstifik, analisis buku guru, dan buku siswa, Rasinalisasi Strategi implementasi kurikulum PAI, penilaian autentik, model rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), praktik pembelajaran (peerteaching) dan evaluasi serta program tindak lanjut. 


Posting Komentar

 
Top